Sekedar bencana atau teguran ?

Sekali lagi, negara Indonesia tercinta ini dikagetkan oleh kecelakaan transportasi yang tak kunjung selesai. Mulai dari hilangnya pesawat Adam Air di sekitar laut Sulawesi yang sampe detik ini blom juga kedengeran gimana nasib para penumpangnya. Trus dilanjutin lagi ama Hard-Landing nya pesawat Adam Air di Bandara Juanda Surabaya yang nyebabin badan pesawat Boeing 737-300 itu retak dan hampir patah di bagian tengah kabin nya.

Bencana transportasi ini gak berakhir disana, masih ada lagi kejadian terbakarnya Kapal RoRo Levina I yang mengangkut ratusan penumpang. Tragis banget melihat pemberitaan media massa yang menggambarkan kondisi terakhir kapal motor tersebut saat ditarik menuju Tanjung Priok. Dan yang mengherankan, meskipun udah menelan banyak korban saat kapal tersebut terbakar, korban justru bertambah lagi saat tim KNKT dan Labfor melakukan investigasi di kapal tersebut.

Betapa tidak….. Saat investigator KNKT, Labfor dan sejumlah wartawan berada di atas bangkai kapal motor tersebut, tiba² aja kapal miring dan tenggelam dengan cepatnya. Sejumlah wartawan dan petugas Labfor menjadi korban yang meninggal.

Dan hari ini……..!
Bencana transportasi lagi² menelan korban puluhan nyawa melayang. Gak tanggung², maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang notabene dikenal sebagai satu²nya maskapai penerbangan lokal yang paling aman di Indonesia, TERBAKAR sesaat setelah melakukan landing di bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Garuda Indonesia Terbakar

Pesawat ini sempat melakukan landing seperti layaknya bola pingpong sebelum akhirnya gagal dihentikan oleh pilot dan mesin pesawat rontok dari sayapnya. Setelah terseret sampe ke persawahan, api mulai timbul dari sayap sebelah kanan dan membesar dengan cepatnya sebelum akhirnya melalap seluruh bagian pesawat. Ada sekitar 20-an penumpang yang terjebak di dalam pesawat yang terbakar itu dan gak sempat menyelamatkan diri.

Mengapa bencana demi bencana seperti tidak pernah berhenti menimpa bangsa ini ? Pernah gak sih kita berkaca dan melihat fenomena kejadian ini dari sisi yang lain ? Penggalan lirik Om Ebiet G Ade berikut ini kayaknya cocok untuk ngegambarin penyebab terjadinya serentetan bencana di negara kita ini :

Mungkin Tuhan mulai bosan… Melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga… Dengan dosa-dosa

Sepertinya Tuhan benar² bosan melihat tingkah bangsa kita yang sudah berlumuran dosa. Ini teguran… betapa sudah saatnya bangsa ini melakukan introspeksi dan berbenah diri.

Yaa ﺍﷲ ampuni dosa-dosa bangsa ini……….
Yaa ﺍﷲ berikan bangsa ini kemampuan untuk mengerti teguranmu……….
Yaa ﺍﷲ jangan biarkan kami tenggelam dalam kejahiliyahan……….
Yaa ﺍﷲ angkatlah derajat bangsa ini dan makmurkan hidup kami……….
Yaa ﺍﷲ dengar dan kabulkan do’a kami……….

Buat komentar

Tambahkan komentar Anda disini, atau trackback dari website Anda sendiri. Anda juga dapat subscribe ke komentar-komentar via RSS.

Alamat email Anda tidak akan pernah di-share. Kolom yang harus diisi telah ditandai *