$*&@%$_^(@^$@(

Mungkin rada aneh yaaa ngeliat judul thread gue kali ini yang amburadul gak jelas gitu. Sebenernya itu ngegambarin isi otak gue yang memang lagi beleberan kemana-mana. Mending gue ceritain kronologisnya aja… agak sedikit curhat sih.

Kemaren sore gue berangkat dari Lampung ke Palembang naek mobil si Adi “French Fries”. Berangkat sihh ber-empat barengan Rizal dan bang Monang.

Awal beleberannya isi otak gue itu ketika tiba² mobil kijang yang kita tumpangin berusaha menghindar dari serombongan truk yang lewat dari arah berlawanan dengan kecepatan lumayan tinggi. Si Adi berusaha membawa mobil itu agak ke kiri…. tapi sayangnya terlalu kiri Boss ! Ban belakang sebelah kiri tiba² meletus dan mobil mulai oglek²an. Menyadari hal itu, kontan kita minta si Adi untuk mengurangi kecepatan dan minggir dulu karena ban mobil kita meletus. Ternyata, ban belakang sebelah kiri itu robek dan bolong persegi empat kira² diameter 10cm. Ban itu robek karena kena pinggiran aspal yang lumayan banyak batu dan pinggiran tajam. Untung mobil ini punya ban serep yang masih bagus. Dongkrak…. dongkrak…. ganti ban….. jalan lagi……

Tapi bukan karena kejadian itu isi otak gue beleberan kemana-mana. Pas gue denger ban mobil meletus, gue dapet SMS dari adek gue Dina di Jakarta. Gue sedih dan gak bisa ngomong apa² pas ngebaca SMS itu. Sorry….. gue gak bisa ceritain lebih jauh soal apa isi SMS dari adek gue itu.

Allah itu emang maha adil. Dia memberi ujian kepada umat-Nya karena Dia yakin kita mampu untuk menanggungnya. Tapi terkadang kita sebagai umat manusia merasa bahwa ini bukan ujian, melainkan beban.

Ini gue rasain banget bulan² belakangan ini. Saat gue dengan semangatnya kerja dan kerja untuk memenuhi lumbung² kejayaan….. pada saat itu juga lobang² kecil terpaksa harus gue buat sendiri di lumbung kejayaan tersebut. Semua orang (termasuk gue) punya hak yang sama untuk berambisi dan bermimpi soal masa depan. Tapi ambisi dan impian itu bisa saja buyar sebelum kita menyadari bahwa kita baru saja ingin memulainya.

Tidak semua keinginan dan ambisi kita sama persis dengan apa yang diinginkan Tuhan terhadap kita. Sesuatu yang kita rasa terbaik untuk kita, mungkin dimata-Nya adalah sesuatu yang buruk bagi kita. Begitupun sebaliknya, sesuatu yang tidak kita inginkan sama sekali, mungkin di mata-Nya adalah sesuatu yang terbaik untuk kita. Prinsip utamanya adalah “Jangan pernah berburuk sangka terhadap Allah SWT”……itu bisa jadi pegangan kita ketika menghadapi cobaan dan ujian selama hidup.

Gue tau, ambisi dan impian² gue blom bisa gue laksanakan dalam waktu dekat ini, tapi gue yakin bahwa ambisi dan impian gue ini pasti sejalan dengan apa yang Allah inginkan terhadap gue. Manusia harus tetap konsisten dengan semua ambisi dan impian² nya selama itu didasari oleh niat yang baik dan tulus. Karena menurut gue, dunia gak akan pernah nunggu gue untuk berubah. Gue harus berubah lebih dulu sebelum dunia ini berubah. Sok dan belagu yaaa kedengerannya….. bodo amat lahh

Yaa Allah,
Please give me your strength to face this.

2 Komentar

    Error thrown

    Call to undefined function ereg()