<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Beli Unit-Link atau TermLife+Reksadana ?</title>
	<atom:link href="http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana</link>
	<description>When you stop learning, you&#039;re already dead</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 May 2012 11:44:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: bu6z</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-40895</link>
		<dc:creator>bu6z</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 11:44:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-40895</guid>
		<description>Udah saya jawab di link ini yaaa Pak

http://www.kutuloncat.com/2008/02/05/kenapa-mau-ngambil-unit-link#comment-40894</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Udah saya jawab di link ini yaaa Pak</p>
<p><a href="http://www.kutuloncat.com/2008/02/05/kenapa-mau-ngambil-unit-link#comment-40894" rel="nofollow">http://www.kutuloncat.com/2008/02/05/kenapa-mau-ngambil-unit-link#comment-40894</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ivan kristianto</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-40823</link>
		<dc:creator>ivan kristianto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 09:02:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-40823</guid>
		<description>1. Investasi dmna (bank apa), jika bnk mandiri apa yg harus saya pilih reksadana nya?2. Mr.buubs reksadana bank mna ? Brp bayarannya? Bayarnya bulanan atw tahunan?3. Keuntungan apa yang saya dapatkan di reksadana? Kerugianya apa juga??4. Bayarannya flat atw meningkat tiap tahun kl reksadana ?5. Bila skrg saya umur 25, jika saya reksadana skrg, umur brp saya bisa ambil keuntungannya?6. Saya tertarik juga dengan takaful, mr.buubs asuransinya ambil apa di takaful?7. Jika mr.buubs ambil Asuransi TL.brp bayarannya? Bayarnya bulanan atw tahunan?8. Fasilitas apa aja pada asuransi TL ?saya liat ada juga riders nya (saya gk ngerti riders dlm asuransi )9. Keuntungan apa saja yg di dapat dalam TL? Kerugian juga ?10. Untuk asuransi kesehatan saya udh di cover jasindo (dari kantor)Mohon bantuannya dalam menjawab pertanyyan saya. suatu kebaikan yang baik jika menolong sesama.Mr.bubs bisa berbincang lebih lanjut jika mw menjawab pertanyaan saya pd forum ini dan email saya :IVAN_Kristianto@yamaha-motor-elec.co.id .Syukron. Assalamualaikum.wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. Investasi dmna (bank apa), jika bnk mandiri apa yg harus saya pilih reksadana nya?2. Mr.buubs reksadana bank mna ? Brp bayarannya? Bayarnya bulanan atw tahunan?3. Keuntungan apa yang saya dapatkan di reksadana? Kerugianya apa juga??4. Bayarannya flat atw meningkat tiap tahun kl reksadana ?5. Bila skrg saya umur 25, jika saya reksadana skrg, umur brp saya bisa ambil keuntungannya?6. Saya tertarik juga dengan takaful, mr.buubs asuransinya ambil apa di takaful?7. Jika mr.buubs ambil Asuransi TL.brp bayarannya? Bayarnya bulanan atw tahunan?8. Fasilitas apa aja pada asuransi TL ?saya liat ada juga riders nya (saya gk ngerti riders dlm asuransi )9. Keuntungan apa saja yg di dapat dalam TL? Kerugian juga ?10. Untuk asuransi kesehatan saya udh di cover jasindo (dari kantor)Mohon bantuannya dalam menjawab pertanyyan saya. suatu kebaikan yang baik jika menolong sesama.Mr.bubs bisa berbincang lebih lanjut jika mw menjawab pertanyaan saya pd forum ini dan email saya :IVAN_Kristianto@yamaha-motor-elec.co.id .Syukron. Assalamualaikum.wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bu6z</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-39643</link>
		<dc:creator>bu6z</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 07:34:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-39643</guid>
		<description>Setujuh banged mas Benji, memang masih banyak agen asuransi yang punya niat tulus dalam memasarkan produknya. Niat tulus untuk mendidik masyarakat tentang penting nya asuransi dan bukan sekedar ambisi pemenuhan target penjualan semata :-)

hhmmm..... additional benefit dengan cara memberikan proteksi pada nilai target investasi sepertinya hanya akan menambah cost dehhh.

Yang ada di benak saya adalah, porsi investasi pada case #2 itu dilakukan secara rutin dan simultan untuk mencapai target nilai investasi nya. Tidak perlu perlindungan khusus untuk ini, cukup gunakan porsi asuransi jiwa nya saja. Artinya, kita harus bisa menghitung berapa jumlah UP Termlife yang optimal untuk tetap bisa melakukan investasi yang rutin dan simultan SEANDAINYA muncul resiko (kematian) sebelum target investasi tercapai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setujuh banged mas Benji, memang masih banyak agen asuransi yang punya niat tulus dalam memasarkan produknya. Niat tulus untuk mendidik masyarakat tentang penting nya asuransi dan bukan sekedar ambisi pemenuhan target penjualan semata <img src='http://www.kutuloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>hhmmm&#8230;.. additional benefit dengan cara memberikan proteksi pada nilai target investasi sepertinya hanya akan menambah cost dehhh.</p>
<p>Yang ada di benak saya adalah, porsi investasi pada case #2 itu dilakukan secara rutin dan simultan untuk mencapai target nilai investasi nya. Tidak perlu perlindungan khusus untuk ini, cukup gunakan porsi asuransi jiwa nya saja. Artinya, kita harus bisa menghitung berapa jumlah UP Termlife yang optimal untuk tetap bisa melakukan investasi yang rutin dan simultan SEANDAINYA muncul resiko (kematian) sebelum target investasi tercapai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Benji</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-39579</link>
		<dc:creator>Benji</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 15:01:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-39579</guid>
		<description>Menurut saya, setiap jenis asuransi ataupun investasi pasti ada keuntungan or ketidak untungan, tergantung dr si user sendiri bagaimana cara dia memandang produk tersebut dan bergantung pada keinginan serta kebutuhan orang tersebut. 
Dan mengenai Agen asuransi saya juga setuju banyak agen asuransi yang tidak transparant dalam menjelaskan produknya, apalagi dr segi biaya biasanya tidak dijelaskan sehingga kesannya memberti harapan palsu, ini juga perlu dibenahi. Namun ada juga Agen yg sangat mengerti dan memiliki niat yang tulus dalam memasarkan produknya, selalu dua sisi mata uang jadi apa mungkin lebih baik kalau kita tidak menghakimi profesi agen asuransi sehingga tidak menimbulkan kesan negatif dan merugikan sahabat2 kita yg mencari nafkah di asuransi. 
Saya penasaran penuturan di blog ini sepertinya berangkat dari produk unit link dimana antara asuransi + investasi berada dlm satu bracket (payung) yg berarti bahwa COI dibayarkan dlm bentuk unit. Kalau memang demikian adanya memang tidak begitu menguntungkan ya.. dan jadinya memang agak rancu; asuransi dan investasi di campur-campur..  ilustrasi di case #2 dimana antara Asuransi dan Investasi di pisahkan sepertinya merupakan pilihan yg menarik..
Bagaimana seandainya, coba Anda bayangkan jika seandainya ada produk yang memakai konsep pisah seperti penuturan di case#2 dimana asuransi mempunyai payung sendiri dan investasi mempunyai payung sendiri pula.. dan sebagai additional benefit Nilai Target Investasi di lindungi pula, sehingga jika terjadi resiko sebelum Nilai Target investasi tercapai maka yang dibayarkan adalah Nilai Target Investasi bukan nilai investasi tercapai pada saat resiko terjadi.. 
Monggo di PM kalau mau diskusi lebih lanjut..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, setiap jenis asuransi ataupun investasi pasti ada keuntungan or ketidak untungan, tergantung dr si user sendiri bagaimana cara dia memandang produk tersebut dan bergantung pada keinginan serta kebutuhan orang tersebut.<br />
Dan mengenai Agen asuransi saya juga setuju banyak agen asuransi yang tidak transparant dalam menjelaskan produknya, apalagi dr segi biaya biasanya tidak dijelaskan sehingga kesannya memberti harapan palsu, ini juga perlu dibenahi. Namun ada juga Agen yg sangat mengerti dan memiliki niat yang tulus dalam memasarkan produknya, selalu dua sisi mata uang jadi apa mungkin lebih baik kalau kita tidak menghakimi profesi agen asuransi sehingga tidak menimbulkan kesan negatif dan merugikan sahabat2 kita yg mencari nafkah di asuransi.<br />
Saya penasaran penuturan di blog ini sepertinya berangkat dari produk unit link dimana antara asuransi + investasi berada dlm satu bracket (payung) yg berarti bahwa COI dibayarkan dlm bentuk unit. Kalau memang demikian adanya memang tidak begitu menguntungkan ya.. dan jadinya memang agak rancu; asuransi dan investasi di campur-campur..  ilustrasi di case #2 dimana antara Asuransi dan Investasi di pisahkan sepertinya merupakan pilihan yg menarik..<br />
Bagaimana seandainya, coba Anda bayangkan jika seandainya ada produk yang memakai konsep pisah seperti penuturan di case#2 dimana asuransi mempunyai payung sendiri dan investasi mempunyai payung sendiri pula.. dan sebagai additional benefit Nilai Target Investasi di lindungi pula, sehingga jika terjadi resiko sebelum Nilai Target investasi tercapai maka yang dibayarkan adalah Nilai Target Investasi bukan nilai investasi tercapai pada saat resiko terjadi..<br />
Monggo di PM kalau mau diskusi lebih lanjut..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bu6z</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-39005</link>
		<dc:creator>bu6z</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 04:35:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-39005</guid>
		<description>Waduuuhhhh, strategi yang mas Asep sampaikan sangat buang2 duit. Tujuan nya kan buat investasi, bukan buat buang2 duit. hehehehe.... Udah buka UL, trus buka RD lagi. Kalo udah punya RD, gak perlu UL lagi, tinggal ambil proteksi aja pake Termlife.

Ooo iya satu lagi, jangan mengecohkan orang awam. Istilah di tahun ke-11 gak perlu bayar premi UL itu sangat menyesatkan. Selama ada unsur asuransi nya, premi teuteup dibayar sampe masa asuransi selesai. Premi tahun ke-11 yang sampeyan bilang gak bayar itu sebenernya teuteup bayar dengan cara &quot;ngambil&quot; porsi keuntungan investasi yang sebenernya jadi hak sampeyan.

Semoga makin banyak masyarakat yang melek dan gak mau dikibulan strategi pemasaran UL kayak begini, hehehehe.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waduuuhhhh, strategi yang mas Asep sampaikan sangat buang2 duit. Tujuan nya kan buat investasi, bukan buat buang2 duit. hehehehe&#8230;. Udah buka UL, trus buka RD lagi. Kalo udah punya RD, gak perlu UL lagi, tinggal ambil proteksi aja pake Termlife.</p>
<p>Ooo iya satu lagi, jangan mengecohkan orang awam. Istilah di tahun ke-11 gak perlu bayar premi UL itu sangat menyesatkan. Selama ada unsur asuransi nya, premi teuteup dibayar sampe masa asuransi selesai. Premi tahun ke-11 yang sampeyan bilang gak bayar itu sebenernya teuteup bayar dengan cara &#8220;ngambil&#8221; porsi keuntungan investasi yang sebenernya jadi hak sampeyan.</p>
<p>Semoga makin banyak masyarakat yang melek dan gak mau dikibulan strategi pemasaran UL kayak begini, hehehehe.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: asep sofyan</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-38837</link>
		<dc:creator>asep sofyan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 04:37:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-38837</guid>
		<description>Skenarionya ada yang bisa diubah tuh. UL kan biasanya hanya 10 tahun rencana bayarnya. Jka asumsi terpenuhi, mestinya tahun ke-11 dst tidak usah bayar lagi di UL tsb. Jadi dananya mulai tahun ke-11 bisa seluruhnya ditaruh di reksadana. 

Bahkan kalau hasil investasinya bagus, tahun ke-7 pun sudah gak usah lagi bayar premi UL, toh ia bisa berkembang sendiri. Jadi mulai tahun ke-8 dananya bisa semuanya diinvest di RD.

Ini sharing saya ttg UL:
http://bermenschool.wordpress.com/2011/10/17/6-alasan-membeli-unit-link-plus-3-catatan/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Skenarionya ada yang bisa diubah tuh. UL kan biasanya hanya 10 tahun rencana bayarnya. Jka asumsi terpenuhi, mestinya tahun ke-11 dst tidak usah bayar lagi di UL tsb. Jadi dananya mulai tahun ke-11 bisa seluruhnya ditaruh di reksadana. </p>
<p>Bahkan kalau hasil investasinya bagus, tahun ke-7 pun sudah gak usah lagi bayar premi UL, toh ia bisa berkembang sendiri. Jadi mulai tahun ke-8 dananya bisa semuanya diinvest di RD.</p>
<p>Ini sharing saya ttg UL:<br />
<a href="http://bermenschool.wordpress.com/2011/10/17/6-alasan-membeli-unit-link-plus-3-catatan/" rel="nofollow">http://bermenschool.wordpress.com/2011/10/17/6-alasan-membeli-unit-link-plus-3-catatan/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bu6z</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-35396</link>
		<dc:creator>bu6z</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 02:53:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-35396</guid>
		<description>Silahkan gunakan Google untuk mencari alamat website beberapa Perusahaan Asuransi dan Manajer Investasi. Lalu cari menu &quot;About&quot; untuk mencari tau profil dari perusahaan tersebut. Kalo masih belum jelas, silahkan kontak langsung ke perusahaan yang bersangkutan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Silahkan gunakan Google untuk mencari alamat website beberapa Perusahaan Asuransi dan Manajer Investasi. Lalu cari menu &#8220;About&#8221; untuk mencari tau profil dari perusahaan tersebut. Kalo masih belum jelas, silahkan kontak langsung ke perusahaan yang bersangkutan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ARIK SETYO PRAKOSO</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-35355</link>
		<dc:creator>ARIK SETYO PRAKOSO</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Dec 2010 14:28:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-35355</guid>
		<description>aku membutuhkan company profil perusahaan asuransi yang mengeluarkan produk unit link serta company profil perusahaan manajer investasi yang mengeluarkan produk reksadana saham untuk dikirim ke ARIK SETYO PRAKOSO RT 01 RW 08 KARANGANYAR GUMUKMAS JEMBER</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku membutuhkan company profil perusahaan asuransi yang mengeluarkan produk unit link serta company profil perusahaan manajer investasi yang mengeluarkan produk reksadana saham untuk dikirim ke ARIK SETYO PRAKOSO RT 01 RW 08 KARANGANYAR GUMUKMAS JEMBER</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bu6z</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-35019</link>
		<dc:creator>bu6z</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2010 03:04:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-35019</guid>
		<description>Bro.... Reksadana baik itu yang konvensional maupun syariah bukan merupakan produk Bank, jadi gak masuk dalam objek yang dijamin ama LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

Ada dua pihak penting yang ngelola dana kita dalam bentuk reksadana, yang eprtama adalah MI (Manajer Invenstasi) yang akan mengelola portfolio reksadana kita itu, dan yang kedua adalah bank Kustodian yang merupakan Bank tempat menyimpan semua dana nasabah reksadana.

Setiap produk investasi (termasuk reksadana) pasti punya resiko (alias tidak aman).

UL itu kan gabungan Reksadana + Asuransi. Jadi yaaa Reksadana memang ditujukan sebagai instrumen investasi jangka panjang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bro&#8230;. Reksadana baik itu yang konvensional maupun syariah bukan merupakan produk Bank, jadi gak masuk dalam objek yang dijamin ama LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).</p>
<p>Ada dua pihak penting yang ngelola dana kita dalam bentuk reksadana, yang eprtama adalah MI (Manajer Invenstasi) yang akan mengelola portfolio reksadana kita itu, dan yang kedua adalah bank Kustodian yang merupakan Bank tempat menyimpan semua dana nasabah reksadana.</p>
<p>Setiap produk investasi (termasuk reksadana) pasti punya resiko (alias tidak aman).</p>
<p>UL itu kan gabungan Reksadana + Asuransi. Jadi yaaa Reksadana memang ditujukan sebagai instrumen investasi jangka panjang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bu6z</title>
		<link>http://www.kutuloncat.com/2008/04/30/beli-unit-link-atau-termlifereksadana#comment-35017</link>
		<dc:creator>bu6z</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2010 02:56:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kutuloncat.com/?p=83#comment-35017</guid>
		<description>Untuk tau gimana kemampuan bayar perusahaan Asuransi, mending liat profil perusahaan tersebut dan juga angka RBC (Risk based Capital) nya. RBC itu adalah ukuran kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Setiap perusahaan memiliki RBC berbeda-beda. Semakin besar RBC-nya, semakin kuat kemampuan keuangan perusahaan menanggung kewajibannya. Syarat minimum perusahaan asuransi yang sehat adalah memiliki RBC di atas 120 persen.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk tau gimana kemampuan bayar perusahaan Asuransi, mending liat profil perusahaan tersebut dan juga angka RBC (Risk based Capital) nya. RBC itu adalah ukuran kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Setiap perusahaan memiliki RBC berbeda-beda. Semakin besar RBC-nya, semakin kuat kemampuan keuangan perusahaan menanggung kewajibannya. Syarat minimum perusahaan asuransi yang sehat adalah memiliki RBC di atas 120 persen.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

