Archive for the ‘Finance’ Category

 
Apr
30
Posted by bu6z in Economy, Finance, Investment, Tips & Trick on Wednesday - 30 April 2008

Hhhmmmm………
Apa ini sebuah pilihan ? Jawab sendiri aja yaa nanti di bagian akhir artikel ini. You are the driver, so choose your own path.

Lewat tulisan Kenapa mau ngambil Unit-Link ? gue dapet lumayan banyak komentar baik yang pro maupun yang kontra ama pendapat gue. Tapi ada satu komentar dari mas MadeAllianz yang bilang kalo dia punya hitung2an teknis di website nya yang sudah bisa ditebak pasti berada di kubu pendukung Unit-Link. Emang agak kurang adil sihhh, soalnya dia kan agen asuransi, yaaa jelas dong pasti pendukung Unit-Link. Mau liat artikel dia ? Coba klik disini dan juga web baru nya disini. Sama aja sih isinya, cuma copy-paste kayaknya.

Gue jadi kepancing juga untuk bikin perhitungan sendiri. Tapi gue coba untuk bikin skenario yang mirip ama yang dibikin om MadeAllianz. Untuk produk asuransi TermLife nya, gue pilih Takaful Falah keluaran PT. Asuransi Takaful Keluarga. Dan perlu diinget, semua asuransi syariah akan sedikit lebih mahal premi nya tetapi akan selalu ada nilai tunai selama polis berlaku, yang didapat dari pengelolaan dana Tabarru’.

Karena si empunya artikel (om MadeAllianz) gak nyebutin adanya rider tambahan di polis Unit-Link nya, jadi gue juga cuma masukin UP dasar aja untuk asuransi TermLife nya. Oke, kita mulai dengan beberapa asumsi.
Read the rest of this entry »



 
Mar
18
Posted by bu6z in Economy, Finance, Tips & Trick on Tuesday - 18 March 2008

Waduhhh, lagi-lagi artikel di luar bidang yang gue kuasai kayak gini yang harus gue tulis. Gue terus terang gak pernah bisa diem, jadi kalo lagi iseng yaa bawaannya mau nuliiisss mulu di blog. Tapi teuteup kudu ati2 supaya tulisan gue di blog gak akan pernah ngelanggar aturan dan kode etik apapun. Gue teuteup harus pilah2 mana yang cocok untuk dilempar dan mana yang enggak. Lieur juga sih kadang2 :-(
Oke…. langsung back to topic. OOT mulu dari tadi :-)

Ngomongin industri asuransi di Indonesia gak akan lepas dari perspektif atau anggapan orang Indonesia terhadap asuransi. Karena anggapan2 ini yang menjadi faktor penentu berkembang atau tidak nya industri asuransi. Kalo menurut gue, anggapan orang Indonesia kebanyakan mengenai asuransi itu masih banyak yang keliru. Contoh kecilnya ada di rumah gue. Bokap ama Nyokap ngomong gini ke gue pas ditawarin untuk ngambil asuransi jiwa :
“Ngapain sih ngasih duit gratis ke orang, udah gitu angus lagi.”
“Perusahaan asuransi itu ngarepin kita mati apa yaa ?”
“Asuransi itu kan haram hukumnya”
“Urusan mati itu Allah yang nentuin, kenapa harus kita atur2 dan prediksi kapan kita mati”
“Ribet banged sih pake harus diperiksa kesehatan segala. Orang sehat kayak gini kok”

Dan masih banyak komentar2 lain yang justru mengakibatkan orang bersikap antipati terhadap semua produk asuransi. Bahkan di salah satu artikel di majalah Gemari dikatakan bahwa “Sayangnya, orang Indonesia cenderung konsumtif, tidak memikirkan bagaimana nantinya. Sehingga kesadaran memiliki asuransi masih kurang.”

Kalo kata Presdir nya Manulife Indonesia, “Hanya sedikit orang di Indonesia yang menyadari bahwa mengasuransikan diri merupakan bagian penting dari kehidupan. Hal ini bisa dipahami, karena sebagian besar masyarakat Indonesia masih harus bergelut dengan permasalahan bagaimana memenuhi kebutuhan primernya (makan, sandang dan papan).”

Gue akan coba share dikit pendapat gue tentang penting atau tidak nya seseorang itu untuk ngambil Asuransi. Dasar pendapat gue ini nantinya adalah pada pengalaman pribadi dalam pengambilan polis Asuransi Jiwa. Sebelum salah kaprah, jangan sama’in Asuransi Jiwa dengan Asuransi Kesehatan lohhh yaa. Karena Asuransi Jiwa lebih mem-prioritaskan proteksi kalo tertanggung meninggal dunia. Sementara kalo Asuransi Kesehatan prioritas nya adalah ngasih perlindungan ke tertanggung kalo dirawat inap atau rawat jalan. Read the rest of this entry »